Tips Budidaya Ternak Angsa Agar Sukses Untuk Pemula

Posted on
Belum ada Rating
Source: hobiternak.com

Tips Budidaya Ternak Angsa Agar Sukses – Angsa adalah salah satu jenis burung air yang berukuran besar yang berasal dari genus Cygnus dan famili anatidae. Angsa pun adalahsatu-satunya burung air yang dapat terbang. Angsa lazimnya hidup pada wilayah yang beriklim sedang dan jarang ditemukan hidup pada wilayah yang mempunyai iklim tropis. Terdapat 7 spesies angsa yang terdapat di dunia dan seluruh angsa itu mempunyai perbedaan dari warna bulu, kaki, serta paruh yang dimiliki.

Angsa menggali makanan di air dan di daratan, angsa termasuk fauna herbivora tetapi terkadang mereka memakan fauna air kecil. Makanan merkeka dapatkan dengan teknik menyaring air dan yang merka makan ialah akar-akaran, batang dan daun tumbuhan air.


Tips Budidaya Ternak Angsa Agar Sukses

Angsa tidak sedikit diternakan sebab angsa adalahunggas yang gampang dipelihara dan tahan penyakit. Berikut ialah cara budidaya ternak angsa:

a. Syarat Ternak Angsa

Meski perenang yang baik dalam prmeliharaan angsa tidak memerlukan empang atau sungai sebab angsa bisa dipelihara dimana saja yang urgen tersedia makanan yang lumayan untuk angsa. Ternak angsa usahakan dilaksanakan ditempat yang jauh dari pemukiman sebab angssa dapat menerbitkan suara yang paling keras yang dapt mengganggu orang lain.

b. Pemilihan Bibit Angsa

Sebelum mengerjakan budidaya kamu perlu menilai jenis angsa yang ingin kamu peliharaan apakah angsa petelur untuk destinasi menghasilkan telur atau angsa pedaging guna menghasilkan daging. Jika kamu ingin merawat angsa petelur maka kamu pilih jenis angsa yang mempunyai produksi telur tidak sedikit da apabila kamu ingin merawat angsa pedaging maka pilihlah angsa yang mempunyai pertumbuhan daging yang cepat.

c. Pembuatan Kandang Angsa

Induk angsa bisa dipelihara dimanapun baik tersebut dibelakang lokasi tinggal atau satu kandang dengan fauna ternak lain laksana ayam, sapi, domba atau yang lainnya. Namun usahakan kamu harus mempersiapkan kandang sebelum mengerjakan ternak angsa ini. Bila kamu mempunyai lahan atau halaman belakang yang lumayan luas kamu bisa memanfaatkannya beberapa untuk menciptakan kandang guna merawat dan memperbanyak anak angsa dan pun naungan untuk lokasi berteduh angsa dan untuk lokasi tidur.

d. Kandang Angsa

Apabila anak angsa yang bakal dipelihara berjumlah sedikit kamu dapat memakai kandang sangkar dan andai anak angsa yang akan kamu pelihara berjumlah cukup tidak sedikit maka siapkan bangunan tertutup. Kandang sangkar berbentuk kotak dengan rangka dari kayu serta dinding dan atap diciptakan dari bilahan bambu, kawat kasa ataupun kayu, sesudah kandang sangkar jadi, beri lampu penerangan selama 40 watt didalamnya supaya anak angsa lebih gampang mendapatkan pakan dan air serta lampu itu dapat dipakai untuk penghangat. Kandang tertutup dapat diciptakan dari kayu ataupun bambu, unsur diding kandang diciptakan dari kawat kasa atau bilah bambu sementara untuk atap dapat memakai genting, seng atau asbes. Lantai kandang bisa berupa tanah, semen atau kayu. Namun usahakan lantai tercipta dari semen supaya lantai mudah dimurnikan dan angsa bakal lebih sehat.

e. Naungan atau Tempat Peneduh Bagi Angsa

Salah satu sifat buruk yang dipunyai angsa yaitu membaur telur dalam satu sarang. Telur dari induk bertolak belakang tersebut lantas dierami oleh satu induk, bilamana ada telur yang sdah menetas maka angsa itu tidak inginkan mengerami telur-telur yang belum menetas kembali.

Untuk mencegah, usahakan buatlah lokasi khusus guna bertelur angsa, lokasi tersebut diciptakan dengan format kotak dengan ukuran hanya lumayan untuk 1 angsa yakni sekitar 30 x 30 x 30 cm kemudian isi kotak dengan alas jerami atau rumput, tempatkan kotak terseebut pada lokasi peneduh atau dalam kandang dengan dibentuk berderet.

f. Pemeliharaan Angsa

Angsa yang baru saja menetas, letakkan dalam kandang cocok dengan jumlah anakan. Apabila anak angsa yang bakal dipelihara berjumlah sedikit kamu dapat memakai kandang sangkar dan andai anak angsa yang akan kamu pelihara berjumlah cukup tidak sedikit maka siapkan bangunan tertutup. Kandang sangkar berbentuk kotak dengan rangka dari kayu serta dinding dan atap diciptakan dari bilahan bambu, kawat kasa ataupun kayu. Kandang tertutup dapat diciptakan dari kayu ataupun bambu, unsur diding kandang diciptakan dari kawat kasa atau bilah bambu sementara untuk atap dapat memakai genting, seng atau asbes. Lantai kandang bisa berupa tanah, semen atau kayu.

Setelah kandang jadi, beri lampu penerangan selama 40 watt didalamnya supaya anak angsa lebih gampang mendapatkan pakan dan air serta lampu itu dapat dipakai untuk penghangat, untuk menata suhu kandang pun pelu ditaruh termometer. Karena andai kepanasan anak angsa bakal salingb mematuk, gelisah menjauhi lapu dan ribut.

g. Pemberian Pakan Anak Angsa

Anak angsa yang baru menetas bisa bertahan tanpa santap dan minum sampai 72 jam atau 3 hari. Berilah anak angsa santap dan minum dengan segera. Sebaiknya, makanan dan air minum tersebut sudah terdapat sebelum anak angsa ditempatkan dalam kandang.

Pada ketika masa starter atau masa mula anak angsa mesti diberi pakan yang berprotein tinggi selama 22%. Pakan itu dapat berupa pakan yang sama guna itik atau ayam pedaging pada masa starter, pakan itu dapat kamu beli di toko pakan ternak. Atau kamu dapat menciptakan sendiri pakan itu dengan komposisi: Tepung ikan 2 bagian, Tepung jagung 3 bagian, dan Dedak halus 1 bagian.

Jika tidak mempunyai Tepung ikan kamu dapat menggantinya dengan tepung bekicot, tepung siput, ataupun tepung kerang, bungkil kacang tanah, bungkil kelapa atau pun ampas tahu. Jika tidak mempunyai Tepung jagung kamu bisa menggantinya dengan tepung ubi kayu ataupun tepung gandum.

h. Pemanenan Angsa

Pada lazimnya angsa daat di panen sesudah berumur 4 sampai 6 bulan. Tapi bila kamu ingin mengerjakan budidaya telur angsa, indukan angsa bisa menghasilkan telur hingga berumur 10 tahun. Tapi bila hendak mengembangbiakan angsa, usahakan kamu mengawinkan induk betina dengan induk jantan, kemudian indukan itu akan bertelur dan bakal mengerami telur sampai menetas, tetapi lebh baik kerjakan penetasan telur memakai inhibitor. Baca juga: Cara Ternak Ular Python/Sanca Untuk Pemula

Demikian tulisan pembahasan tentang” Tips Budidaya Ternak Angsa Agar Sukses“, semoga bermanfaat dan tidak boleh lupa ikuti artikel kami berikutnya. Sampai jumpa…

Rating